logo

Berita Video Dari Bali

  • FOLLOW

Babi Mati Tembus 888 Ekor, Distan Bali: Kami Belum Tahu Sebab Pastinya

Minggu, 26 April 2020 75 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV, Badung

Ratusan babi di beberapa wilayah kabupaten di Bali mati mendadak akibat penyakit menular. Hingga kini pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali belum mengetahui penyebab pasti matinya ratusan ekor babi di Bali ini, karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Veteriner (bbvet) Medan.

  • Bejo Vermak Jeans Dan Reparasi
  • Usaha Bonsai Pak Eka
  • Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba
  • Kerajinan Khas Daerah Bali PKB XLI 2019
  • Upaya penyemprotan kandang babi dengan desinfektan dilakukan pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, pasca matinya ratusan ekor babi di sejumlah wilayah di Bali. Hingga tanggal 31 Januari 2020, jumlah babi yang mati sudah mencapai 888 ekor babi. Babi yang mati langsung dikubur pemiliknya untuk menghindari penularan ke babi lainnya.

    Kematian babi tertinggi terjadi di kabupaten Badung yakni berjumlah 598 ekor dan kabupaten Tabanan berjumlah 219 ekor. Di kota Denpasar jumlahnya 45 ekor dan kabupaten Gianyar jumlahnya 24 ekor. Di kabupaten Bangli dan kabupaten Karangasem masing-masing satu ekor. Dan yang masih nihil kematian babi yakni Jembrana, Buleleng dan Klungkung.

    "Hingga kini kita belum mengetahui secara pasti penyebab matinya ratusan ekor babi di Bali. Namun penyakit ini dipastikan disebarkan oleh virus karena banyak babi mati dalam waktu singkat," jelas I Ketut Gede Nata Kesuma, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, saat memberi keterangan kepada wartawan, di Denpasar, Jumat (31/1/2020).

    Meski jumlah babi yang mati sudah mencapai 888 ekor dan kemungkinan akan bertambah, namun kondisi ini dipastikan tidak mengganggu stok daging babi jelang hari raya Galungan di bulan Februari, karena jumlah ternak babi di Bali mencapai 800 ribu ekor lebih.

    Terkait matinya ratusan ekor babi dalam tempo singkat, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali sudah menempatkan puluhan personel di 26 lokasi di Bali untuk memantau kematian babi ini. Jika kematian babi belum bisa diatasi, kasus kematian babi dikhawatirkan akan semakin meluas ke seluruh wilayah Bali.

    "Penyakit yang membunuh ratusan babi ini belum ada vaksinnya. Upaya yang bisa dilakukan saat ini hanya dengan melakukan bio security secara ketat di peternakan babi dan menghindari pemberian pakan dari sumber-sumber yang sudah terkontaminasi," jelas Nata Kesuma.

    TAGS: Babi Penyakit Babi Kematian Babi


    TERKINI




    Video Terkait

    Video Lainnya

    News

    News

    Pemerintah Prancis Pulangkan Warganya di Bali

    28 hari lalu 30

    News

    Menikmati Rasa Sakit Digigit Saat Berhubungan Intim,..

    9 bulan lalu 128

    News

    Pelaku Gunakan Magazen Identik dengan Kasus Perampasan..

    9 bulan lalu 12

    News

    Update Virus Corona

    29 hari lalu 78

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Proses Pembuatan Lawar Khas Bali

    9 bulan lalu 177

    Kuliner

    Breadtalk Kembali Membuka Outlet Ke-3 di Denpasar Bali

    9 bulan lalu 128

    Kuliner

    Nasi Kuning Murah Dan Enak Padang Luwih

    10 bulan lalu 232

    Kuliner

    Tempat Makan Yang Asik Dan Murah

    10 bulan lalu 143

    Video Lainnya

    Semeton

    Semeton

    Kolaborasi Antara Musik Tradisioanal Jepang Dengan Musik..

    10 bulan lalu 62

    Semeton

    Pemeriksaan Senpi Puluhan Anggota Propam Polda Bali, Tidak..

    9 bulan lalu 55

    Semeton

    Bikin Ngeri, Inilah Ilmu Kanuragan Bali

    9 bulan lalu 162

    Semeton

    PEMKAB Ponorogo Belajar Pengolahan Sampah Ke Desa Tangkas

    9 bulan lalu 79

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Bejo Vermak Jeans Dan Reparasi

    9 bulan lalu 136

    Bisnis

    Usaha Bonsai Pak Eka

    9 bulan lalu 244

    Bisnis

    Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba

    9 bulan lalu 141

    Bisnis

    Kerajinan Khas Daerah Bali PKB XLI 2019

    10 bulan lalu 179

    Video Lainnya

    23:57

    WITA